Tuesday, March 26, 2019
Monday, March 25, 2019
Project Charter
Berikut adalah Project Charter untuk aplikasi tracking barang JNE Express Indonesia:
Monday, March 4, 2019
Kerangka Acuan Kerja
Kerangka Acuan Kerja / Terms Of Reference
Aplikasi Tracking Barang JNE Express Indonesia
Kerangka Acuan Kerja JNE Express Indonesia from AlvinTanuwijaya1
Berikut merupakan profil perusahaan dari JNE Express Indonesia
Berikut merupakan profil perusahaan dari JNE Express Indonesia
Friday, February 22, 2019
REQUEST FOR PROPOSAL
Proyek ini merupakan proyek aplikasi bergerak berbasis
android yang berfungsi sebagai sarana penyaluran informasi mengenai tempat
wisata yang berada di Indonesia, baik wisata alam maupun wisata buatan. Proyek
ini utamanya ditujukan untuk meningkatkan minat kunjung dari turis dalam negeri
maupun turis mancanegara agar mempermudah pencarian lokasi wisata dan info
mengenai lokasi tersebut. Hal-hal utama yang ingin didapatkan adalah kemudahan
pengguna dalam mencari informasi, sarana untuk mencapai lokasi, waktu kunjung,
beserta harga dari lokasi tersebut.
Proyek ini dibuat dengan harapan agar Indonesia dapat
meningkatkan pendapatan melalui wisata dalam negeri dikarenakan keindahan alam
yang dimiliki oleh Indonesia yang masih banyak belum terkespos ke dunia. Proyek
ini juga diharapkan mampu bekerjasama dengan pemerintah lokal agar mendapat
informasi ayng valid dan terupdate sehingga pengguna mendapatkan hal yang tepat.
Karena proyek ini berbasis perangkat bergerak, maka yang diinginkan adalah
dapat digunakan oleh sebagian besar (95%) pengguna perangakat bergerak, seperti
pengguna android maupun iOS.
Harapan dari proyek ini adalah terbentuknya aplikasi
pengatur perjalanan seorang turis. Dimana aplikasi tersebut dapat memberikan
list lokasi wisata yang dapat dikunjungi beserta event yang sedang diadakan
oleh pemerintah setempat, selain itu juga dapat menyampaikan lokasi tempat
makan yang terkenal agar dapat meningkatkan kearifan lokal. Setelah list
tersebut dapat disampaikan, diinginkan juga bahwa pengguna dapat mengatur
jadwal ataupun menerima jadwal dari aplikasi sehingga pengguna dapat
menyesuaikan jadwal.
Dana yang disiapkan untuk proyek ini adalah Rp. 4.000.000,00. Dimana dalam dana tersebut tidak termasuk biaya untuk pengembang.
Dana tersebut mencakup pencarian tempat wisata, kerjasama dengan daerah lokal,
beserta software dan hardware yang diperlukan.
Proyek ini memiliki batas waktu yaitu 3 bulan. Untuk list
lokasi tujuan, dapat selalu diupdate setelah waktu tersebut. Namun, secara
keseluruhan, diberi waktu 3 bulan untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan.
Proposal dapat diajukan dengan alur sebagai berikut:
1.
Kontak melalui WA/Line dengan nomor
081333444555 (Andi). Kirimkan pesan dengan format RFP_SUBMIT. Pengirim akan
mendapatkan kode unik yang akan digunakan dalam subjek email.
2.
Proposal yang diajukan dapat dikirimkan melalui
email : mytravel@gmail.com dengan
subjek RFP_[KODE UNIK] _[NAMA PENGIRIM]. Kode unik merupakan kode yang telah
dikirmkan melalui WA/Line. Dengan nama file RFP_[KODE UNIK].
Proposal akan diseleksi dalam waktu 2 minggu setelah dikirimkan,
hanya beberapa proposal terpilih yang akan mendapatkan balasan dan akan diberi
panggilan untuk melakukan interview.
Apabila ada hal yang ingin ditanyakan, silahkan ditanyakan
melalui kontak yang tertera di bawah
WA/Line : 081222333444 (Budi).
Thursday, February 14, 2019
Tugas 1 MPPL My Travel
Definisi dan Inisiasi Project
Indonesia sebagai salah satu negara dengan kekayaan alam yang sangat luas juga memiliki keindahan alam yang luar biasa. Namun, banyak dari kekayaan alam tersebut masih belum dimanfaatkan dengan baik terutama aspek yang dapat digunakan sebagai tempat wisata baik itu turis mancanegara maupun turis dalam negeri.Rumusan Permasalahan
- Bagaimana cara agar tempat wisata di Indonesia dapat diperkenalkan dengan baik?
Tujuan
- Menciptakan aplikasi yang dapat memperkenalkan tempat wisata yang terdapat di Indonesia
Deskripsi Project
My Travel adalah aplikasi bergerak berbasis android/iOS yang berguna untuk memberikan pilihan lokasi wisata dari destinasi yang akan dituju oleh pengguna. Pengguna akan ditawarkan list yang berisi lokasi wisata terpopuler beserta foto dan keterangan dari lokasi tersebut.My Travel dibuat dengan harapan agar tempat wisata di Indonesia dapat berkembang dan tidak terbatas hanya pada wisatawan lokal.
Langkah langkah yang dapat kita lakukan adalah :
- Penemuan Permasalahan : Lokasi wisata yang tidak terpublikasikan
- Penentuan Rumusan Masalah dan Tujuan : Membuat aplikasi untuk mempromosikan lokasi wisata
- Deskripsi Sistem Informasi : My Travel
Tuesday, November 27, 2018
Fase Design Studi Kasus Toko Sepeda
Strategi
Pengadaan
Toko sepeda memiliki jaringan di beberapa kota, sehingga
membutuhkan aplikasi penjualan. Ada beberapa strategi pengadaan, yaitu:
1.
Custom Development
Penggunaan custom development dalam mengembangkan aplikasi penjualan untuk
toko sepeda harus mengembangkan dari awal. Keberadaan toko yang telah tersebar
di beberapa kota dapat mempercepat pengembangan aplikasi, tetapi bahwa aplikasi
ini dibutuhkan secara cepat dan apabila masih baru, harus melalui masa evaluasi
dan pengembangan kembali. Oleh karena itu sumber daya dan waktu yang dibutuhkan
akan menjadi sebuah kendala tersendiri. Salah satu cara untuk mengembangkan
adalah aplikasi berbasis web dengan menggunakan CodeIgniter. Kekurangan lain
yaitu bahwa untuk setiap daerah harus memiliki sistem yang terintegrasi dengan
toko pusat untuk memberikan data, hal ini membutuhkan modal yang cukup besar
sehingga tidak hanya waktu tetapi juga modal untuk membangun aplikasi penjualan
melalui custom development.
2.
Packaged Software
Strategi packaged software dapat digunakan dengan membeli/menggunakan
aplikasi yang tersedia seperti aplikasi penjualan-penjualan yang sudah banyak
tersebar. Hal ini dapat menjadi solusi apabila waktu yang tersedia tidak
banyak. Strategi ini juga baik karena untuk evaluasi dan pengembangan kembali
dapat dilakukan dalam waktu yang singkat setelah aplikasi diluncurkan. Salah
satu aplikasi yang dapat digunakan adalah VendHQ (https://www.vendhq.com/)
3.
Outsourcing
Metode outsourcing
kurang efektif karena sistem yang tersebar di berbagai daerah dan membutuhkan
pelatihan untuk menjalankan aplikasi/menyesuaikan aplikasi sesuai setiap
daerah, dimana menggunakan outsourcing
membutuhkan biaya yang cukup banyak sehingga hal ini menjadi kurang efektif.
Kesimpulannya
adalah strategi yang paling efektif adalah menggunakan Packaged Software karena dapat digunakan dalam waktu yang singkat,
apabila memiliki waktu yang cukup lama, dapat menggunakan Custom Development, sementara Outsourcing
tidak disarankan.
Request for Proposal
1.
Spesifikasi kebutuhan menggunakan Custom Development :
·
Server pada toko pusat untuk integrasi
·
Tenaga ahli IT untuk membantu pelatihan
penggunaan aplikasi
·
Internet untuk menghubungkan
·
Komputer untuk menjalankan aplikasi
2.
Spesifikasi kebutuhan menggunakan Packaged Software :
·
Server pada toko pusat untuk integrasi
·
Tenaga ahli IT untuk membantu pelatihan
penggunaan aplikasi
·
Internet untuk menghubungkan
·
Komputer untuk menjalankan aplikasi
Alternative
Matrix
Wednesday, November 21, 2018
Sistem Informasi Ekspedisi
Berikut DFD beserta ERD untuk sistem informasi ekspedisi.
Context Diagram :
DFD Level 1 :
ERD :
Alvin Tanuwijaya
05111640000021
Context Diagram :
DFD Level 1 :
ERD :
Alvin Tanuwijaya
05111640000021
Subscribe to:
Comments (Atom)



